Selasa, 26 Agustus 2014

Serpihan puzzle yang terpisah



Lihatlah, kini puzzle yang tadinya mulai terkumpul terpisah kembali. Lepas dari semua yang telah terjadi, terlewati bersama dengan serpihan-serpihan puzzle itu kini sudah tak berarti lagi ketika berpisah. Sedih rasanya jika harus melihat puzzle indah yang berkumpul harus berpisah. Namun jika begini takdir harus memperlihatkan puzzle itu berpisah. Takdir yang mengharuskannya berpisah sementara. Takdir yang menyuruhnya berpencar. Menjalani hidup masing-masing dan mencari jalan hidupnya sendiri. Namun aku yakin suatu saat nanti pasti aka nada waktunya bagi para puzzle untuk kembali bersatu. Menyatu kembali di saat dan waktu yang tepat meski bukan untuk saat ini.
Terima kasih puzzle, untuk takdir yang indah ini. Terima kasih untuk segala kenangan yang kalian buat untukku. Terima kasih untuk kasih sayang dan perhatian yang selama ini kau curahkan untukku. Dan terima kasih untuk kesetiaan serta rasa kekeluargaan yang selama ini kalian perlihatkan untukku. Terima kasih untuk segalanya puzzle. Kau lah yang terbaik. Kaulah yang mengajarkanku kesabaran, kasih sayang, persahabatan, cinta. Kaulah yang memberitahuku serta menemaniku di saat senang, susah, sedih, bahagia. Segala canda tawa dan air mata kita bersama. Kita menyatu bagai puzzle yang indah, berpisah sebagai puzzle yang mandiri dan akan kembali menyatu sebagai puzzle terindah yang pernah ada dan selalu kita miliki.

Sebuah dedikasi untuk teman-teman serta sahabat ku tercinta
RS3 UI 2012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar