dingin angin yang berhembus pagi itu
tak juga menurunkan semangatku
disinilah aku berada kini
duduk terdiam
dengan memegangi kedua tanganku yang mulai terasa dingin
tak lama, mulai ramai orang yang berdatangan
upacara pun segera di mulai
jantungku mulai berdegup kencang
senang sekaligus bangga
kini aku adalah seorang mahasiswa
saatnya ketua BEM *** salah satu departemen memberikan pidatonya
aku terpana saat melihatnya
mataku tak mampu berkedip
dia tersenyum, tepat ke arahku
wajahnya, senyumnya mulai mengingatkanku kembali
dialah laki-laki yang menabrakku
meminta maaf, tersenyum lalu menyandarkan jaketnya di pundakku
............................
that's daily activitation All about me, the student, zodiak Leo, Melankolis people, right brain, & cat lovers in Indonesian
Rabu, 23 Oktober 2013
Kala senja menyapa
ketika itu, cuaca sedang tak bersahabat
langit begitu gelap saat ku pandang
suara petir mulai bergemuruh
ku percepat langkah kaki
namun, rintik hujan membuat pandanganku kabur
angin berhembus kencang
menerpa wajah serta rambutku
membuatku terdiam sesaat
rambutku mulai basah
badanku mulai menggigil
wajahku memucat, bibirku membiru
saat itu kau menabrakku
pelan, namun terasa sakit
kau terdiam, menunduk & meminta maaf
namun aku tetap terdiam
ku beranikan diri menatapmu
kau tersenyum
melepas jaketmu, & menyandarkannya di pundakku
sekali lagi, kau tersenyum saat aku menatapmu kembali
kemudian kau berlari
tepat saat bis itu berhenti di halte
dan kau pun menghilang
...........................
langit begitu gelap saat ku pandang
suara petir mulai bergemuruh
ku percepat langkah kaki
namun, rintik hujan membuat pandanganku kabur
angin berhembus kencang
menerpa wajah serta rambutku
membuatku terdiam sesaat
rambutku mulai basah
badanku mulai menggigil
wajahku memucat, bibirku membiru
saat itu kau menabrakku
pelan, namun terasa sakit
kau terdiam, menunduk & meminta maaf
namun aku tetap terdiam
ku beranikan diri menatapmu
kau tersenyum
melepas jaketmu, & menyandarkannya di pundakku
sekali lagi, kau tersenyum saat aku menatapmu kembali
kemudian kau berlari
tepat saat bis itu berhenti di halte
dan kau pun menghilang
...........................
Senja, kala ku menatapmu
terdiam aku dalam khayalanku
senja kuning mulai mewarnai kamarku
membuatku tersadar dari lamunanku
kau, adalah bintang
tak mudah bagiku untuk menggapaimu
aku mulai bangkit
menapaki dinginnya jalan itu
jalan sepi
yang sanggup menyayat hati ini
membawaku pergi
untuk melihat dunia nyata
menyadari satu hal penting !
kau yang tak kan pernah ku raih
masih ku ingat
agustus 2012
pertama aku melihatmu
kau yang selalu di puja
dimanapun kau berada saat itu
senyum yang tak henti menghias setiap gambar wajahmu
kau terlihat mengagumkan
satu tahun telah berlalu
kini, aku menyadarinya
perasaan yang tak biasa itu
tidak seperti satu tahun lalu
saat pertama aku melihatmu
semangat membara dalam jiwa itu
kau yang memakai almamater kuning
berlambangkan makara biru
wajah yang berseri
penuh kebanggaan
rasa puas yang tak terkira
ya kau...
karena sekali itu
jantungku pun berhenti berdegup
aku pun merasakan gugup
sampai
hati kecilku memberitahu
satu hal penting itu
aku menyukaimu
bukan lagi sebagai pengagummu
bukan pula sebagai penyemangatku
tapi sebagai seorang laki-laki
maafkan aku
mungkin kalimat ini hanya akan menyulitkanmu
seharusnya aku sadar akan hal itu
kau yang tak mungkin ku raih
kau yang sulit tuk ku gapai
meski aku hanya dapat melihatmu dari kejauhan
namun dukunganku
atas setiap kerja keras
semangat yang tak pernah padam
serta setiap tetes keringat
yang mengalir demi kemenangan
bangsa serta universitas kita
akan selalu mengalir
seperti rintik hujan di senja ini
aku yang selalu mengagumimu
rabu
23 oktober
dini hari
di kala senja menjadi kelabu
Selasa, 15 Oktober 2013
all about holiday
hello... it's my holiday story
adon kiss me
my cousin and me
it's my crazy daughter
my brother, sister and cousin playing ball in the pool
******************
Thanks for look it..
Senin, 14 Oktober 2013
Jumat, 04 Oktober 2013
Aku tidak marah, hanya tidak suka menjadi pusat perhatian
Hari ini karena aku duduk di depan, bapak SDM dapat melihatku dengan jelas. Karena itu juga, dia dapat memperhatikan ku dan langsung mengetahui garis besar dari sifatku. 1 kali sindiran, aku hanya menganggapnya sebagai sebuah sapaan. Yang membuatku tidak nyaman karena aku takut bapaknya marah karena sebetulnya aku mengantuk & merasa pusing setiap kali kelasnya di mulai.
Sesi kedua, semakin banyak pembahasan materi yang entah kenapa selalu di kaitkan kepadaku. Aku tidak marah. TIDAK. Hanya saja aku merasa gugup. Demam panggung seolah - olah satu kelas memandangiku dengan sorotan mata yang mengandung sinar X. Aku takut.
Jangan memandangiku seperti itu, aku kan bukan tontonan. Aku tidak nyaman jika kalian terus memandangiku seperti itu. Hiks T_T. Aku mau nangis bukan karena aku marah tapi karena takut + gugup. Abis bapaknya ga sadar - sadar kalau aku udah ketakutan kaya begitu juga.
Dasar amel amel
stupid girl's T_T
My Amazing Asrama at my campuss
Selama bulan september ini, aku tinggal di asrama. Mulai dari pendaftaran ke TU asrama tanggal 3 september, aku mulai tidak sabar menunggu hari pengumuman. Hari yang di nantikan tiba, tapi hanya sebuah pemberitahuan yang mengatakan bahwa pengumuman asrama yang awalnya tanggal 5 september di ubah menjadi 7 september. Cukup kecewa mendengarnya tapi setelah menunggu 2 hari, tepat jam 5 sore aku mengecek hasilnya. Dan aku mendapatkan sebuah kamar di Gedung C 145 Asrama.
Saat itu aku senang sekali dan langsung membereskan barang - barang bawaanku ( packing ). Setelah selesai, tanggal 9 September, aku check in ke kamar asrama. Pagi - pagi naik motor, sampai di asrama atm ga bisa di pakai, untung ada penyelamat ===> Mia Fithriyah dan aku selamat. Setelah itu aku harus menuju ke Bonjil di Vokasi. Padahal saat itu pakaianku sungguh tidak rapi =o=.
Sampai jam 10 akhirnya aku selesai melengkapi semua berkas - berkas yang ada. Setelah lengkap, masnya justru baru mengatakan kalau kunci kamar C145 itu masih di pegang oleh wakil pengurus asrama alias Bang Mantri karena belum lama baru saja di pakai oleh tamu. Arrgghh rasanya mau pingsan deh dengernya. Akhirnya aku pergi mengantar fitria ke rumah sakit terlebih dahulu.
RS Sakit Mitra Keluarga Depok ternyata gedung dan pelayanannya bagus. Aku suka dengan suasananya. Cukup lama aku menunggu fitria di ruang tunggu sampai ia keluar dan mengatakan bahwa ia mendapatkan rujukan ke RSCM. Aku sudah menduganya setelah dari Pihak asuransi di rujuk ke RSMK => RSCM => RSAINI karena yang aku tahu, RS pusat mata di indonesia kan RS AINI.
Setelah selesai, aku dan fitria pulang ke bogor => ke rumahku. Kami membawa cukup banyak pakaian lagi, dan fitria mendapatkan sedikit kue namun itu tidak sebanding jika di bandingkan dengan lelah & keringat yang terus mengucur deras sepanjang perjalanan ( iya ga fit >o< hhe ).
Sampai asrama cukup siang juga hampir jam 2 siang. Aku dapat kunci kamar setelah lihat kamarnya, ko di lantai basement ya. Kamarku ternyata berada di ujung. Agak menyesal sebenarnya, bodohnya aku tidak mengecek terlebih dahulu kamar mana yang akan aku tempati =o=.
Sudah di bayar ya apa boleh buat, coba saja dulu. Seminggu pertama OK. Seminggu kedua mulai kekurangan bahan makanan. Seminggu ketiga ga betah sama kamar mandinya. Dan sampai terakhir, aku mulai merasa benar - benar tidak nyaman
28 September 2013 Aku mengambil surat pengunduran diri dari asrama. Ya, aku berniat pulang ke rumah dan kembali PP seperti dahulu. Ternyata aku baru sempat mengembalikan formulir tepat tanggal 1 Oktober 2013. Dan mas mas TU itu cukup mengeyel mengatakan kalau sudah lewat jam 12.00 WIB maka sudah masuk tagihan bulan berikutnya. Dengan berat hati, aku melangkah menuju kamarku dan kunci masih aku pegang.
Sejak saat itu aku mulai membawa pulang, sedikit demi sedikit barang - barang bawaanku yang cukup memadati kamar itu. Sedikit demi sedikit tumpukan barang yang awalnya banyak, kini mulai berkurang.
Suatu hari sehabis kuliah, teman ku mengatakan bahwa sebenarnya aku tidak di wajibkan membayar kamar jika belum lewat tanggal 10 di bulan tersebut. Setelah itu aku sangat benar - benar bersyukur, setidaknya ada pengalaman dari teman ku itu, dan mungkin aku bisa meminta bantuan kepadanya jika nanti saat bicara dengan masnya itu aku bisa benar - benar bicara. Karena jujur saja, aku sering kalah jika berbicara dengan orang lain dan mudah tertekan.
Langganan:
Postingan (Atom)